CX-5 2016 Test Drive Indonesia Review

by mazdareviewer 17. May 2015 00:18

Hi MazdaLover, setelah beberapa minggu yang lalu kita membahas mengenai perubahan yang dimiliki oleh Mazda CX-5 Facelift, kini saatnya kita membahas driving experience di Mazda CX-5 ini. Pertama dan yang paling harus dikemukakan adalah pada testdrive kali ini tim Mazdacar memperoleh kesempatan melakukan testdrive Mazda CX-5 GT berwarna soul red metallic. Sebagaimana yang kalian ketahui sekarang ada empat varian CX-5 untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih luas yakni Sport (base trim), Urban (GS), Touring (GX), dan Grand Touring (GT). Untuk lebih detailnya mengenai perbedaannya silahkan unduh brosur di akhir review ini.

image

Tampilan yang baru dengan gaya klasik

Pemilik CX-5 akan merasa bahwa mobil ini masih memiliki gaya yang khas CX-5 dari tahun 2012 silam tidak ada yang baru setidaknya yang mencolok selain grill, lampu led, spion baru, velg baru dan juga fog lamp. Bentuk bodi masih sama, plastik masih berbahan sama, dan juga lekukan kodo juga masih sama tidak ada yang berubah. Sekilas kalau dilihat tidak ada perubahan signifikan memang. Bahkan bagian trunk masih harus Anda gunakan tangan untuk menutupnya. Menurut pihak sales yang biasa bersilat lidah hal ini baik untuk olahraga demi mengurangi populasi perut buncit di Indonesia.

image

Begitu masuk Anda juga tidak merasa bahwa ini mobil baru, ini adalah CX-5 yang Anda kenal sebelumnya. Jok, kembali ke Gaya Hitam seperti tahun 2012 dengan metrial yang sama dengan sbelumnya walaupun menurut pandangan tim mazdacar ini agar keras dibanding jok sebelumnya. Panel-panel dashboard juga masih mengusung dashboard lama sebelumnya. Hanya saja disematkan dengan MZD Connect yang menggantikan OEM sebelumnya. MZD Connect membuat terkesan terlalu polos karena tidak ada sama sekali tombol, hingga terpaksa pihak CX-5 memberi ornamen nuansa jahitan tetapi sebenarnya plastik. Masuk ke area setir maka Anda akan melihat yang membedakannya hanya akses krom. Semua masih tersusun rapih mulai dari voice dial, multimedia control, hingga cruise control. Tidak ada paddle shift dan active driving display. Ah pengguna CX-5 pasti iri dengan yang dimiliki Active driving display dan paddle shift yang dimiliki oleh Mazda 2.

image

Kenyataannya Anda juga melihat perubahan di sisi dahboard di bagian speedometer dan yang lain, perubahannya tidak kentara tetapi view di sebelah kanan sekarang mengadopsi teknologi package yang notabene lebih dinamis dalam memberikan informasi, tapi sayangnya tidak seperti Mazda 2 yang menggunakan kombinasi analog dan digital untuk speedometer, semuanya masih analog kecuali informasi MID yang dari dulunya memang sudah digital.

P_20150428_102615

Justru hal terbesar adalah di perubahan center control console (CCC). CCC saat ini mengikuti mobil eropa layaknya X3 atau X5. terdapat commmand center yang memudahkan akses menu, akses volume multimedia, electrical parking break, dan tentu tuas sport mode. Hal yang membedakan dengan Mazda 2 hanyalah electrical parking brake yang sama digunakan di Mazda 6.

Baik sudah cukup mendiskusikan perubahan dalam saatnya kita melihat impresinya di jalanan.

Ketika SUV gagah ini di jalanan

Pemilik CX-5 pasti sadar bahwa mobil elegan ini memiliki cukup tenaga dengan 2.5L nya, pergantian gigi tidak ada yang berubah di sini, secara kertas spesifikasinya pun sama 138 KW untuk 2.5L dan 114 KW untuk 2.0L. Tarikan masih sama dengan sebelumnya, perpindahan gigi juga masih sama, kenyamanan juga masih sama, body roll, turning radius juga masih sama. singkat kata ini adalah CX-5 yang biasa anda kendarai. Hanya saja, satu hal yang menyenangkan adalah tingkat kebisingan mesin dan jalan sangat minim. Dengan kata lain, mobil ini saking heningnya anda mungkin tidak bisa membedakan antara i-stop ataupun tidak i-stop (baik memang sedikit lebay, tetapi memang ada signifikan di situ). Jalanan beton \yang bergelombang suaranya menjadi minim walau tidak seminim Mazda 6. Pada saat jalan berlubang, suspensi masih sama dengan multi-link hanya saja pada suspensi diberi tambahan yang membuat dia tidak sekeras sebelumnya.

P_20150428_102605

Kamipun terus melaju di jalanan ini, kami tertarik mulai menggunakan sport mode. Inilah mungkin saat saat zoom-zoom pengguna skyactiv. Pada saat itu Anda akan melihat bahwa limiter dilepas sehingga mesin lebih agresif, tetapi jangan kaget kalau sport mode membuat konsumsi bensin mirip dengan MZR bahkan lebih boros yakni satu kali tarik gas bisa hingga 28-30 L / 100 KM. Sport mode adalah alasan terbaik bagi Anda pecinta kecepatan untuk membeli CX-5. Pada saat mengendarai Blind Spot Monitoring membantu Anda untuk mengetahui sekitar bahkan rear cross traffic alert bisa mencapai 50 meter lebih jauh dari Mazda 2. Bahkan ada fitur Lane Keep Assist System (LAS) yang menemani LDWS (Lane Departure Warning System). LAS ini mengingatkan saya pada mobil Mercy yang apabila Anda ngantuk hingga melebihi batas jalan, mobil akan mengoreksi sendiri untuk Anda (hayoo siapa yang sering melewati marka Open-mouthed smile).Sayangnya Fitur-fitur canggih I-activesense sayangnya hanya ada di varian GT dan belum termasuk i-eloop yang dimiliki oleh Mazda 6.

Kesimpulan

Jika ini adalah CX-5 pertama Anda maka ini adalah sesuatu yang baru dan menarik untuk dibeli. Sementara apabila ini adalah calon CX-5 kedua Anda maka jangan salahkan tim mazda lover jika CX-5 ini berasa sama di keseharian Anda. Punya pertanyaan atau kesulitan dengan menggunakan CX-5, ayo komentar di bawah Salam zoom-zoom

Download Brosur Mazda CX-5

Tags: , ,

Mazda Car Review

blog comments powered by Disqus

Powered by BlogEngine.NET 2.5.0.6

Hosted on Windows Azure Windows Azure Cloud Computing

 

Terjemahkan

Mazda Car Youtube

Mazda Car Youtube adalah kanal video khusus bagi pecinta Mazda, Subscribe dan like videonya sekarang dengan mengunjungi Channel Youtube kami

Image result for mazda channell

Twitter

Month List