Mazda 6 2016 Test Drive Indonesia Review

by mazdareviewer 30. May 2015 05:43
Memiliki sebuah sedan sport adalah impian masa kecil setiap anak-anak, mungkin salah satu dari kita pun demikian. Mobil Sedan di Indonesia adalah mobil mewah dan nekat. Selain jalanan Indonesia yang maaf berlubang-lubang pajak mobil sedan di Indonesia juga tertinggi seasia tenggara. Sehingga, hanya orang yang tergolong mampulah yang membeli mobil sedan terutama sedan berukuran besar. Sedan berukuran besar seperti Camry, Accord, Teana hingga Sonata adalah mobil-mobil yang biasa digunakan oleh para eksekutif yang mencerminkan keberhasilan mereka. Lalu bagaimana dengan Mazda 6, Mazda 6 adalah mobil sedan bernuansa sporti yang sangat cocok bagi eksekutif, tapi sayangnya Anda tidak perlu menjadi om-om terlebih dahulu untuk menggunakan Mazda 6 ini karena, Bagi Anda yang berusia 30 tahun-an yang sudah mampu membeli mobil bernuansa eksklusif ini cocok untuk Anda. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas Mazda 6. Bagi Anda yang belum tahu berbagai perbedaan Mazda 6 ini dengan Mazda 6 sebelumnya silahkan melihat di halaman ini Kenyamanan Interior Mazda 6 yang akan saya gunakan ini termasuk baru karena tercatat di odometer baru 27 KM saja. Begitu masuk Anda akan merasa bahwa ini adalah mobil mewah. Dashboard dia berbeda dengan dashboard pendahulunya, sebuah dashboard yang berbeda dari semuanya bukan seperti CX5, M2, apalagi Biante. Dashboard yang unik seperti layaknya dashboard Biante. Posisi duduk sama seperti pendahulu dibantu oleh elektrik, dan sama seperti terdahulu penumpang sebelah kiri juga bisa melakukan hal yang sama. Pada saat menyalakan sayapun agak kelepasan mencari tombol start di balik setir. Nah keanehan di sini menurut saya, tombol start engine terlalu jauh dari setir tidak seperti M2 atau CX5, agak ke atas sedikit Tidak ada lagi red piano panel tetapi digantikan dengan sebuah panel bernuansa deep metal. Berbeda dengan panel di Mazda CX-5 yang terkesan dipaksakan untuk menjaga perubahan, di Mazda 6 perubahan terjadi signifikan bahkan hingga kisi ac dan juga central console. Gearbox mirip dengan Mazda CX-5 kecuali bagian center console yang bisa dibuka tutup untuk menyimpan kopi atau botol Warna interior adalah biege, warna yang sama untuk Mazda 6 terdahulu tetapi lebih terang ya dibanding yang dulu, cenderung ke arah putih. Aksen krom juga menghiasi setir yang memiliki cruise control, voice command, paddle shift dan apapun yang anda minta untuk sebuah mobil. Hal yang paling kocak adalah adanya tirai bambu hiroshima yang katanya membantu orang untuk tidak kepanasan dari belakang sebagai penumpang, well cocok untuk yang duduk di belakang. Begitu anda tekan tombol tirai maka anda akan memperoleh sensasi tutup buka tirai yang tidak menghalangi pandangan tetapi hanya menghalangi panas. Bagi yang duduk di belakang jangan khawatir, lebih nyaman dan lega, joknya pun lebih lembut dibanding CX-5, membuat anda terlelap kalau perjalanan jauh. Posisi duduk semi tegak ini bukan sedan selonjor seperti Camry atau Sonata, tetapi semi tegak seperti SUV. Sayangnya bagasi Mazda 6 termasuk pendek untuk sebuah mobil sedan, sehingga kalau anda membawa kerdus anda tidak bisa membawa yang tinggi dan besar Pengalaman Berkendara Mazda 6 adalah sebuah mobil terlengkap di Mazda bahkan dibandingkan CX9 sekalipun. Fog lamp diganti dengan led dan juga memberikan nuansa elegan. plus kalau Anda lihat lebih detail DLR nya memiliki pola diamond seperti ada tebaran glitter di lampu yang tidak ditemukan di Mazda 2 dan Mazda CX-5 Kitapun melaju ke jalan yang lumayan macet, saya pun merasa mobil besar ini dari luar cukup besar tetapi begitu anda masuk ke dalamnya anda seperti memakai mobil sedan yang ramping seperti Mazda 3. Tenaga yang dikeluarkan gradual sama seperti skyactiv lainnya. Jika Anda membandingkan dengan CX-5 maka walaupun memiliki mesin yang sama yakni 2500cc, Mazda 6 lebih terasa bertenaga dan mudah melesat dibanding CX-5. Tarikan dan kontrol pun sempurna, setir memiliki pengendalian yang presisi, bahkan dia bisa menyesuaikan dengan laju kendaraan, well sebuah model steering elektrik yang sudah biasa diterapkan bukan. Tetapi tunggu dulu coba Anda lihat di sebelah kanan, terdapat banyak sekali tombol mulai dari blind spot, cross traffic alert, ldws, smart city brake, hingga asistensi berkendara pada saat anda mengantuk dan melewati jalur yang berlawanan si Mazda 6 akan mengoreksi. Bagi Anda yang akan melaju di tool jangan lupa sensasi zoom-zoom dengan Hal yang luar biasa adalah kekedapan yang lebih baik dibanding Mazda 6 yang pernah saya review beberapa tahun lalu (2012) sehingga tidak bising walaupun tidak sekedap Teana ya, bahkan suara putaran ban di kecepatan 80-100 tidak terdengar, padahal kalau anda tahu ini adalah ban 19’ bridgestone yang ekonomis bukan Toyo atau yang Anda harapkan, radius putar seperti Mazda CX-5, jadi cukup menari dan tidak sulit bagi si mobil berukuran 4.8 Meter ini pada saat di putaran. Kemudian kitapun melaju memasuki jalan tikus yang sedikit berlubang, saya salut suspensinya ada kemajuan, suspensi multilinknya cukup lembut bahkan lebih lembut dari CX-5 bervelg sama. Sistem multilink menarik memang memberi kenyamanan tetapi hati hati jangan asal trabas karena kalau rusak sekalian kanan dan kiri. Berbeda dengan Biante atau Mazda 2 yang biasanya anda mengalami blind spot karena B pillar, Mazda 6 ini tidak mengalami nya, saya dengan mudah melihat di kiri belakang dan juga kanan depan. Mobil ini tidak pendek seperti Mazda MX-5 jadi tidak perlu galau pada saat banjir kurang dari setengah ban atau genangan air tinggi, asalah jangan banjir 1 M saja Konsumsi bahan bakar tidak seiirit mazda 2 tentunya, tetapi cukup handal untuk tarikan penuh Anda akan memperoleh 26-28l / 100 km di current concumption, sementara untuk tarikan lembut hanya 5-8l/ 100 km. ALhasil mobil ini bisa memberikan keiritan yang cukup baik yakni 7-8.1l / 100 km di average consumption, sebuah angka yang sulit anda temukan kecuali di segmen hibrid Beli atau Tidak Anda yang memimpikan mobil elegan dan lapang, dengan seluruh fitur canggih di sana maka Mazda 6 menjadi pilihan. Kelemahannya adalah bagasi yang kecil, posisi start button yang jauh ke depan, dan juga harganya yang mahal bagi rakyat jelata seperti saya. Anda ingin tahu lebih dalam mengenai spesifikasinya. silahkan unduh di siniSalam Zoom Zoom

Tags: , ,

Mazda Car Review

CX-5 2016 Test Drive Indonesia Review

by mazdareviewer 17. May 2015 00:18
Hi MazdaLover, setelah beberapa minggu yang lalu kita membahas mengenai perubahan yang dimiliki oleh Mazda CX-5 Facelift, kini saatnya kita membahas driving experience di Mazda CX-5 ini. Pertama dan yang paling harus dikemukakan adalah pada testdrive kali ini tim Mazdacar memperoleh kesempatan melakukan testdrive Mazda CX-5 GT berwarna soul red metallic. Sebagaimana yang kalian ketahui sekarang ada empat varian CX-5 untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih luas yakni Sport (base trim), Urban (GS), Touring (GX), dan Grand Touring (GT). Untuk lebih detailnya mengenai perbedaannya silahkan unduh brosur di akhir review ini. Tampilan yang baru dengan gaya klasik Pemilik CX-5 akan merasa bahwa mobil ini masih memiliki gaya yang khas CX-5 dari tahun 2012 silam tidak ada yang baru setidaknya yang mencolok selain grill, lampu led, spion baru, velg baru dan juga fog lamp. Bentuk bodi masih sama, plastik masih berbahan sama, dan juga lekukan kodo juga masih sama tidak ada yang berubah. Sekilas kalau dilihat tidak ada perubahan signifikan memang. Bahkan bagian trunk masih harus Anda gunakan tangan untuk menutupnya. Menurut pihak sales yang biasa bersilat lidah hal ini baik untuk olahraga demi mengurangi populasi perut buncit di Indonesia. Begitu masuk Anda juga tidak merasa bahwa ini mobil baru, ini adalah CX-5 yang Anda kenal sebelumnya. Jok, kembali ke Gaya Hitam seperti tahun 2012 dengan metrial yang sama dengan sbelumnya walaupun menurut pandangan tim mazdacar ini agar keras dibanding jok sebelumnya. Panel-panel dashboard juga masih mengusung dashboard lama sebelumnya. Hanya saja disematkan dengan MZD Connect yang menggantikan OEM sebelumnya. MZD Connect membuat terkesan terlalu polos karena tidak ada sama sekali tombol, hingga terpaksa pihak CX-5 memberi ornamen nuansa jahitan tetapi sebenarnya plastik. Masuk ke area setir maka Anda akan melihat yang membedakannya hanya akses krom. Semua masih tersusun rapih mulai dari voice dial, multimedia control, hingga cruise control. Tidak ada paddle shift dan active driving display. Ah pengguna CX-5 pasti iri dengan yang dimiliki Active driving display dan paddle shift yang dimiliki oleh Mazda 2. Kenyataannya Anda juga melihat perubahan di sisi dahboard di bagian speedometer dan yang lain, perubahannya tidak kentara tetapi view di sebelah kanan sekarang mengadopsi teknologi package yang notabene lebih dinamis dalam memberikan informasi, tapi sayangnya tidak seperti Mazda 2 yang menggunakan kombinasi analog dan digital untuk speedometer, semuanya masih analog kecuali informasi MID yang dari dulunya memang sudah digital. Justru hal terbesar adalah di perubahan center control console (CCC). CCC saat ini mengikuti mobil eropa layaknya X3 atau X5. terdapat commmand center yang memudahkan akses menu, akses volume multimedia, electrical parking break, dan tentu tuas sport mode. Hal yang membedakan dengan Mazda 2 hanyalah electrical parking brake yang sama digunakan di Mazda 6. Baik sudah cukup mendiskusikan perubahan dalam saatnya kita melihat impresinya di jalanan. Ketika SUV gagah ini di jalanan Pemilik CX-5 pasti sadar bahwa mobil elegan ini memiliki cukup tenaga dengan 2.5L nya, pergantian gigi tidak ada yang berubah di sini, secara kertas spesifikasinya pun sama 138 KW untuk 2.5L dan 114 KW untuk 2.0L. Tarikan masih sama dengan sebelumnya, perpindahan gigi juga masih sama, kenyamanan juga masih sama, body roll, turning radius juga masih sama. singkat kata ini adalah CX-5 yang biasa anda kendarai. Hanya saja, satu hal yang menyenangkan adalah tingkat kebisingan mesin dan jalan sangat minim. Dengan kata lain, mobil ini saking heningnya anda mungkin tidak bisa membedakan antara i-stop ataupun tidak i-stop (baik memang sedikit lebay, tetapi memang ada signifikan di situ). Jalanan beton \yang bergelombang suaranya menjadi minim walau tidak seminim Mazda 6. Pada saat jalan berlubang, suspensi masih sama dengan multi-link hanya saja pada suspensi diberi tambahan yang membuat dia tidak sekeras sebelumnya. Kamipun terus melaju di jalanan ini, kami tertarik mulai menggunakan sport mode. Inilah mungkin saat saat zoom-zoom pengguna skyactiv. Pada saat itu Anda akan melihat bahwa limiter dilepas sehingga mesin lebih agresif, tetapi jangan kaget kalau sport mode membuat konsumsi bensin mirip dengan MZR bahkan lebih boros yakni satu kali tarik gas bisa hingga 28-30 L / 100 KM. Sport mode adalah alasan terbaik bagi Anda pecinta kecepatan untuk membeli CX-5. Pada saat mengendarai Blind Spot Monitoring membantu Anda untuk mengetahui sekitar bahkan rear cross traffic alert bisa mencapai 50 meter lebih jauh dari Mazda 2. Bahkan ada fitur Lane Keep Assist System (LAS) yang menemani LDWS (Lane Departure Warning System). LAS ini mengingatkan saya pada mobil Mercy yang apabila Anda ngantuk hingga melebihi batas jalan, mobil akan mengoreksi sendiri untuk Anda (hayoo siapa yang sering melewati marka ).Sayangnya Fitur-fitur canggih I-activesense sayangnya hanya ada di varian GT dan belum termasuk i-eloop yang dimiliki oleh Mazda 6. Kesimpulan Jika ini adalah CX-5 pertama Anda maka ini adalah sesuatu yang baru dan menarik untuk dibeli. Sementara apabila ini adalah calon CX-5 kedua Anda maka jangan salahkan tim mazda lover jika CX-5 ini berasa sama di keseharian Anda. Punya pertanyaan atau kesulitan dengan menggunakan CX-5, ayo komentar di bawah Salam zoom-zoom Download Brosur Mazda CX-5

Tags: , ,

Mazda Car Review

Selamat Datang Mazda CX-3

by mazdareviewer 23. November 2014 02:58
Seperti yang dirumorkan bahwa November ini Mazda CX-3 hadir di dunia pertama kalinya di Ajang LA Autoshow. Mazda CX-3 adalah Mazda yang merupakan crossover antara Mazda 2 dan CX-5. Walaupun menggunakan angka 3, CX-3 tidk mengikuti bodi lekuk milik Mazda 3 tetap melainkan mengikuti verso teranyar lini SkyActiv yakni Mazda 2. Baik gaya dan juga mesin mengadopsi mesin Mazda 2 yakni 1.5L SkyActiv Petrol dan opsi bagi varian tertinggi dengan 2.0L SkyActiv. Indonesia sendiri belum  memutuskan akan mengambil yang versi apa, mengingat segmen CUV (Compact Utility Vehicle) adalah pasar yang ramai yang didominasi Daihatsu Terios, Toyota Rush, NIssan Juke, dan yang lain. Namun, MMI sudah memastikan akan memasukkan CX-3 sebagai lini di Tahun 2015 berbeda dengan Mazda MX-5 SkyACtiv yang belum dipastikan masuk ke Indonesia. Chrome yang menyatu dengan headlamp, fog lam modern depan belakang dengan dukungan LED, velg Mazda 2015 bernuansa hitam kelam, DLR, Badannya kembali bongsor hingga 4.3 M, 0.3 meter lebih panjang dari Mazda 2. Mazda CX-3 diestimasikan akan masuk Indonesia di pertengahan tahun 2015 atau selambat lambatnya pada saat IIMS 2015. Selamat datang Mazda CX-3, semoga lebih irit dan menjawab kebutuhan Mazda lover di kota yang padat Sebagai penutup kita lihat short review Mazda CX-3 ini yang berupa video

Tags: ,

Mazda Car Review

Review Mazda Biante SkyActiv 2014

by mazdareviewer 8. July 2014 00:14
Yak, selamat pagi semuanya di bulan Ramadhan ini mimin berkesempatan untuk menguji Mazda Biante 2014 SkyActiv. Berbeda dengan pendahulunya di tahun 2012 yang tidak ber-SkyActiv. Pada tahun 2013 Mazda merilis Biante SkyActiv atau yang dikenal dengan Biante Granz di luar sana. Mobil ini unik karena hanya dipasarkan di Asia saja, jadi kalau Anda melihat Biante di eropa atau Amerika itu adalah keajaiban setiaknya untuk saat ini. Biante berjajar dengan Mazda 5 sebagai MPV model global yang sudah ada sebelumnya. Biante adalah adik dari Mazda 8 yang kita sudah kenal di tahun 2012 silam. Baik kita akan diskusi apa yang berubah di Biante SKyactiv ini Mesin SkyActiv berkompresi tinggi SkyActiv dikenal dengan hybrid-like fuel effeciency engine dan ini disematkan di Biante baru. Mesin yang sama dipakai di CX-5 sport ini memiliki 151 PS untuk mendorong mobil dengan berat 1.6 ton dan juga panjang 4.7 meter ini. Mobil ini memang mobil didesain untuk keluarga, mesin yang hening dan tenang ini cocok dibuat melaju untuk perjalanan jauh. Mimin memang merasa “underpowered” karena body yang dibawa adalah body Biante yang belum SkyActiv Body, tetapi memang sulit bukan melaju kencang di masa-masa macet seperti ini. yak ini adalah kombinasi yang tepat antara kehematan bahan bakar dan tenaga. Kembalinya sensasi Zoom-Zoom dengan SkyActiv Drive Masuk ke interior kita disambut knob putar Ala Mazda 2 Sedan 2013 atau CX9 2014. Bentuk stir mirip dengan Mazda MX-5 ya benar Anda bisa melihat power-shift di sana, hal yang tidak Anda lihat di Biante sebelumnya. Kami melanju di jalan lingkar di Yogyakarta dan kami merasa impresif. Impresif sekali perpindahan giginya, lebih baik dari Biante sebelumnya. Rapatnya antara satu gigi ke gigi yang lain membuat kami merasa mobil ini memiliki jangkuan gigi yang cukup panjang dan bertenaga. Alhasil, kami meyakini bahwa ini benar-benar SkyActiv driveyang dikombinasikan dengan handling ala Zoom-Zoom MX5 atau Mazda 2. Memanjakan Keluarga Sebagian besar pembeli Mazda Biante tentu adalah segmen keluarga atau yang setidaknya yang peduli dengan keluarga. Percaya atau tidak fitur Mazda Biante SkyACtiv sangat membantu bagi Anda atau keluarga. Sebagai contoh Mazda Biante memiliki keleluasaan untuk mengubah posisi duduk, posisi bagasi, posisi ruang keluarga, hingga posisi tempat tidur. Selain itu, pintu dorong elektrik akan dengan keyless entry akan membantu Anda membuka kendaraan tanpa harus merogoh kantong. Satu lagi yang tak terlupakan head unit , Mazda 6 dan CX9 merk Alphine juga terbenam sebagai headunit utama. Dia tentu mendukung Navigasi dengan tom-tom, DVD, MP3, and tentu Radio. Lebih dari itu di sisi penumpang sudah ada 10’ DVD player yang terpasang di atap mobil yang mengingatkan saya seperti halnya salah satu MVP mewah buatan Honda. Anda juga harus ingat kalau AC di Biante disematkan anti bakteri merk Panasonic untuk kebutuhan keluarga. Kontrol pada Situasi Berkendara Mazda memahami bahwa pengguna Biante adalah Ayah yang memiliki keluarga dan juga terkadang terganggu oleh tingkah-polah anaknya atau bahkan istrinya . Mazda membenamkan dashboard eye-catching berled biru yang membuat si kecil akan terkagum melihatnya. Posisinya pun di tengah dan sangat terlihat jelas oleh mata rabun sekalipun. MID juga terletak di bagian tengah yang berisi efisiensi, dan sebagainya. i-stop akan membantu untuk mematikan mesin otomatis pada saat suhu AC sudah sesuai dengan harapan di kemacetan lalu lintas. Jangan takut, i-stop ini hanya membutuhkan 0.35 detik dari posisi mati ke menyala, plus mimin merasa i-stop di Biante SkyACtiv tidak terasa getarannya dibanding mazda 6 (mungkin karena tubuh yang besar ini). Ah dia juga dilengkapi kamera belakang, parking sensor yang membuat ANda tidak takut memarkir 4.7 meter untuk mobil ini. Impresi Mengendarai Impresi mengendara Mazda Biante SKyACtiv ini saya katakan  nano-nano (banyak rasa). Pertama anda akan merasakan handling ala Mazda 2, kemudian ANda merasakan Mesin dan performa ala CX-5 sport, dan terakhir Anda akan merasakan ini adalah mobil dengan fitur layaknya Mazda 6. Radius putar sama dengan Mazda 6, Aklerasi mirip CX-5 dan Handling mirip dengan Mazda 2 Sedan. Saya berkata dalam hati, ini mobil apa “ Gejala limbung minim terasa dibanding CX-9 SkyActiv tetapi kalau dibanding merk lain maka gejala limbung ini sangat rendah, tetapi aero dinamis kalah baik dibanding CX-9 yang sudah mengikuti gaya kodo. Verdict Sempurna? tunggu dulu sebelum Anda berpikir untuk membawa pulang Mazda Biante SKyACtiv ke kampung Anda, maka harus ada beberapa kelemahan yang harus Anda terima. Desain yang agak aneh, serius ini subjektif tetapi saya merasa bahwa gaya Biante SKyActiv ini sedikit kurang cantik dibanding pendahulunya terutama di bagian grille. Hal ini diakui sebagai upaya untuk membuka pasokan ruang udara mesin SkyActiv tetapi jadinya agak monyong jika dilihat di depan Jok yang kurang bagus, jahitan jok ini kurang rapih kalah rapih dengan Mazda 2 sedan, CX-5 apalagi Mazda 6. Posisi duduk juga kurang argonomis dibanding Mazda 5 tahun 2007atau Mazda 8. Velg yang terlalu kecil, mobil ini akan luar biasa kalau disematkan velg 17, tetapi kenapa hanya 16’ ? ah saya paham agar harganya kompetitif. Bisakah Anda menerima kelemahan tersebut dan menebusnya dengan harga 400 jutaan, jika ya, maka silahkan download brosur dan lihat Video Mazda Biante SkyACtiv ini. Bila Ada pertanyaan, follow twitter mimin atau langsung komentar di bawah ini ya, terima kasih

Tags: ,

Mazda Car Review

Tipe Mazda CX5 di Tahun 2014

by mazdareviewer 1. March 2014 02:15
Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik ada berapa tipekah CX5 di Indonesia? maka sebagian orang pecinta CX5 tahu bahwa ada tiga varian CX5 yakni Sport, Touring, dan Grand Touring. Pada tahun 2012, hanya ada dua tipe Mazda CX5 yakni Sport dan Touring, Touring sendiri terbagi menjadi dua bagian yakni Touring 17’ dan Touring 19’. Namun ada isu signifikan yang membuat Touring 19’ didiskontinyukan antara lain adalah ketidak sesuaian antara rasio velg dan torsi mesin, shingga pemilik Touring 19’ akan merasakan underpower di tarikan 3000 rpm ke aras (mesin yang menderu berlebih) dan suspensi yang agak keras di jalan berlubang. Sehingga pada tahun 2013, Mazda Indonesia memutuskan mengganti varian Touring 19’ menjadi Grand Touring (GT). GT tidak hanya memberikan velg 19’ tetapi juga memberikan mesin ekstra yakni 2.500 cc, mesin yang sama dengan Mazda 6. Mesin ekstra 2500 cc juga diberikan pada versi Touring.  Sport, Touring, dan Grand Touring Tiga tipe ini punya kehebatan sendiri-sendiri. Walaupun secara harga terpaut sekitar 20 jutaan antara setiap varian maka ada yang membedakan antara satu dengan yang lain. Pada kali ini kita akan membahas ketiganya. Sport Version Ini adalah versi dasar yang siap dimodifikasi bagi pemilik CX5, versi ini memiliki semua fitur SkyActiv baik Skyactiv Drive, SkyActiv Body, dan tentu SKyACtiv enginee 2000cc yang sama dengan Mazda Biante SkyActiv. Hal yang paling menarik CX5 Sport memiliki bobot yang lebih ringan sekitar 41 Kilo. Keringanan tersebut dikarena tidak adanya ‘jingle’ fitur pada CX5. Positifnya, hal ini berimplikasi mobil ini “lebih sedikit” lincah, lebih irit bensin, dan tentu lebih hemat kelistrikan. Tim Mazdacar mencoba menguji, dan hasilnya lumayan menggembirakan dibanding dengan Touring di dalam kota dengan kepadatan yang hanya mampu berjalan rata rata dikecepatan 20 km/jam versi Sport bisa membungkus sekitar 8.6 L / 100  atau 1:13 yang tentu adalah angka hemat di kota metropolitan dan status i-stop kami matikan. TSC (traction stablity control), DSC (dynamic stability control), HLA (hill launch assist),  TPM (Tire preseure monitoring) dan ABS (anti-lock brake system) dan start stop button juga sudah tersemat di mobil ini dengan baik Hal lain yang menarik dari versi Sport adalah suspensi yang empuk karena velgnya hanya 17’ dengan ketebalan ban 225 / 65 Yokohama Touring Version Versi touring adalah versi Sport dengan semua aksesoris CX5 mulai dari AFS (adapted front light system) yang memberikan headlight motor untuk pergerakan lampu yang dinamis pada saat berbelok. Kemudian terdapat pula DRL (Daytime Running Light) berwarna orange yang apabila oleh Sport version jadi lampu jauh di Touring version dan GT dijadikan DRL, Bi Xenon juga tentu tersedia dengan sangat baik. Pada bagian eksterior hampir tidak bisa membedakan tampilan CX5 sport dengan Touring dan GT kecuali di sektor Sun Roof dan keyless entry. Hal lain yang menarik adalah tersedianya sensor disekujur tubuh CX5 Touring ditambah kamera belakang untuk kemudahan parkir. Berbekal mesin 2500 cc, mobil ini bisa menembus 1: 11 dijalanan kota yang antriannya udah ampe 1.5 kilo dengan lampu merah. Suspensi pada mobil ini masih empuk dengan jenis velg yang sama dengan versi Sport. Grand Touring Versi GT adalah versi touring dengan tambahan HBC (High Beam Control) yang mengontrol lampu jauh sehingga tidak membuat silau pengendara ditambah LDWS (Line departure warning system) adalah teknologi yang akan menotifikasi pengendara pada saat mengantuk dan tak sengaja melewati jalur tidak boleh menyalip (jalur putih). Velg yang disematkan juga 19’ menjadi gagah dan berbeda dengan semua varian yang lain. Efek velg tersebut mendorong konsumsi bensin menjadi 1 : 10  kilo di jalanan kota yang sama dengan versi yang lain. keberadaan velg 19’ merubah suspensi menjadi sedikit agak keras, tetapi senangnya tidak terlalu keras sekeras Mazda 6 karena ban toyo yang sangat baik 225 / 55. Semua Varian Mazda CX5 adalah Terbaik Entah anda yang suka irit tetapi tetap gaya dengan Mazda CX5 sport, atau ingin bergaya total dengan Mazda CX5 GT, atau keseimbangan diantara keduanya dengan Touring version. Hal ini benar-benar mengubah segmen tipe bukan hanya semata masalah harga tetapi juga pilihan konsumen sesuai dengan kondisi daerahnya. Penulis pribadi sendiri akan membeli GT apabila senang berpergian di luar kota, atau Sport jika hanya untuk berbelanja di dalam kota dan mengantri di kemacetan Kelemahan Mazda CX5 Tidak ada gading yang tidak retak, berikut adalah beberapa kekurangan Mazda CX5. Tidak adanya GPS. Apabila Mazda 2 dibekali dengan GPS dengan layar 7 inci tampaknya anda pemilik mazda CX 5 harus merogoh sekitar 10-13 juta untuk memperoleh headunit OEM khusus Mazda CX5 agar memiliki fitur yang sama. Hati-hati jangan sekedar mengganti headunit, salah-salah Anda akan kehilangan fitur voice recognation, dan bluetotth control. Apabila anda tidak ingin memesan di dealer karena cukup mahal, mazdacar bisa membantu anda mengimpornya langsung dari Thailand atau Jepang dengan harga kompetitif. Tidak adanya I-eloop. Anda pernah protes kenapa Mazda 6 lebih irit. Pertama Mazda 6 lebih aero dinamis karena sedan, kemudian bobotnya lebih ringan 100 Kilo dibanding CX5 dan yang terakhir ia memiliki I-eloop yang merubah dya rem yang terbuang menjadi energi listrik, sehingga aki dan bensin lebih hemat. Aki dengan perhatian ekstra. Apabila pemilik varian Sport akan berbahagia dengan aki yang bisa berumur dua tahunan, maka pemilik GT atau Touring khususnya harus merawat aki lebih sering, karena estimasinya aki hanya bertahan sekitar 1 tahunan lebih dengan aki bawaan. Cara merawatnya bagaimana ? cukup dengan memperhatikan kondisi kelistrikan dan berkendara. Aliran air yang menampung di sela sela pintu. Pemilik CX5 akan iri dengan pemilik Mazda 2, Biante, atau Mazda 8, karena aliran air terkadang tidak mengalir dan menampung di bagian pintu khususnya pntu depan, walaupun tidak terjadi di sisi bagian belakang dan bagasi, tetapi ini menjadi perhatian yang serius apabila anda ingin mobil anda tetap indah dan tidak kotor menimbun deposit air dari air hujan. Bamper plastik hitam rawan kotor dan bercak. Percaya atau tidak bamper hitam yang anda lihat di bagian bawah lama kelamaan akan memiliki bercak air, deposit debu, dan sebagainya. Ide bagusnya adalah menstikernya dengan stiker 3M atau yang lebih baik. Tetapi bila anda ingin tetap original pembersih plastic yang gloss akan sangat membantu Salam Zoom Zoom, sebagai akhir dari tulisan ini silahkan unduh dokumen lengkap mengenai Mazda CX5 Download Manual Mazda CX5 Download Petunjuk Cepat Mazda CX5 Download Brosur Mazda CX5 2014 Download Rekomendasi Ban CX5 2014 Download Jadwal Services Mazda CX5 2014

Tags: ,

Mazda Car Review

Review Biante SkyActiv dan Biante 2014

by mazdareviewer 11. January 2014 04:05
Yak, ini adalah mobil yang baru hadir di Indonesia. percaya atau tidak minat terhadap Biante dan Biante SkyActiv cukup banyak di Indonesia bahkan dapat dikatakan kedua setelah Mazda 2 dan sebelum Mazda CX-5. Biante di Indonesia terbagi menjadi dua yakni Biante dan Biante SkyActiv. Keduanya memiliki tampilan, fitur, mesin, dan juga harga yang berbeda tetapi masih dalam satu platform. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas keduanya. Khususnya perbedaan antara kedua MPV andalan Mazda ini. Tampilan (Gaya Eksterior) Pada tampilan maka bagian belakang Mazda Biante dan Mazda Biante SkyActiv memiliki kesamaan. Perbedaan kosmetik tentu diberikan kepada yang lebih mahal seperti logo Skyactiv di bagian belakang yang mendakan ini adalah biante Skyactiv . Hal yang paling mencolok perbedaan kedua varian Biante ini adalah bagian depan. Bagian depan Biante SkyActiv berkesan sangar (dan memaksakan ) sementara Biante memberi kesan yang lebih manis. Tetapi Anda jangan protes dahulu kenapa demikian. Hal ini dikarenakan Biante SkyActiv adalah mesin dengan komptesi tinggi, efeknya Biante SkyActiv memerlukan pasokan udara yang lebih besar dari luar, efeknya Grill di buat lebih terbuka seperti pada tampak kanan Anda. Untuk menutupi kesan wagu tersebut , lampu fog lamp menjadi makin kecil. Sektor-sektor lain seperti velg masuk sama Performa Hal yang pertama Anda rasakan pada saat menggunakan Biante SkyActiv adalah mesin dengan kompresi tinggi 1:12, dibanding pendahulunya 1:11, memang selisih 1 poin saja tetapi efeknya Biante SkyActiv lebih bertenaga dari sisi tarikan, lebih hemat, tetapi membuat Anda wajib menggunakan pertamax, berbeda dengan yang Biante konvesional yang bisa sekali kali diberi Bensin Campur kalau pas uang tipis . Mesinnya keduanya sama sama 2000cc dan bayar pajaknya pun sama sekitar 4 jutaan kurang. Bainte Skyctiv menggunakan Skyactiv-G 2.0 (milik CX5 Sport) dan Biante biasa menggunakan MZR 2.0 (milik MX5) Satu yang paling menarik dari Biante adalah perbedaan karakter transmisi nya , kalau transmisi biante skyactiv adalah Skyactiv drive dengan transmisi 6 percepatan, maka Biante biasa memiliki transmisi 5 percepatan yang mirip dengan Mazda 2 AT. Kemudian apa efeknya, pada perpindahan gigi Biante Skyactiv lebih presisi, lembut dan tidak telat. Tetapi bukan berarti Mazda biante konvensional buruk lho ya, pada pengetesan di kecepatan atau RPM tinggi (>4000rpm), justru Mazda Biante Skyactiv yang agak tak terkendali suaranya, berbeda dengan karakter mesin MZR biante yang luar biasa di RPM tinggi. Bagi anda penyuka lintas propinsi dan melewati tol yang sepi, saya jamin Anda akan lebih suka Biante MZR, tapi yang suka keiritan di tengah kota akan memilih Biante Skyactiv yang lebih nyaman dan sigap di RPM rendah. Suspensi menghadapi lobang keduanya sama tidak ada perbedaaan di kaki-kaki atau velg, jadi masih sama sama nyaman. Bila hendak lebih nyaman coba ganti ban yang lebih tebal dengan merk oke dan beri 35-38 psi   Interior interior mazda Biante unggul karena kenyamanan pendingin ion nano yang mampu membunuh bakteri influenza dan juga tersedia di berbagai sela penumpang termasuk di penumpang belakang. MOdel setir keduanya sama mengusung model setir Mazda 2, dengan audio control ditangan kiri. Walaupun sekilas sama, Anda akan tersadar pada saat memegang kemudi, wow Biante Skyactiv dipersenjatai paddle shift mirip dengan Mazda 6. Belum puas dengan paddle shift disematkanlah juga Alpine audio yang lagi lagi mirip Mazda 6, termasuk dengan Kamera Mundur, GPS nya. Mengambil konsep kursi Mazda 8 maka, Mazda biante juga menyematkan keindahan pintu geser tanpa membutuhkan tenaga Namun demikian ada hal yang membuat Anda sedikit kelelahan pada saat perjalanan jauh. Bila dibandingkan dengan Mazda 8, maka Mazda Biante ataupun Biante Skyactiv memiliki bentuk kursi yang kaku. Jangan salahkan saya kalau Anda kecapaian perjalanan cirebon – yogyakarta menggunakan Biante, karena memang tidak senyaman Mazda 8 tapi tentu lenih nyaman ini dibanding MPV merk lain dengan kisaran harga yang sama. Sebagai tambahan hiburan agar tidak kecapaian ada overhead DVD yang bisa dilihat di bangku ke dua bagi Biante SkyActiv. Kesimpulan Kalau Anda bertanya bagus mana maka dari eksterior penulis menyukai Biante MZR dibanding SkyActiv, irit mana? maka Biante SkyActiv jawabannya, kalau performanya bagaimana rasanya Anda akan suka Biante MZR untuk RPM tinggi dan Biante SkyActiv untuk transmisi yang memukau. Namun lagi-lagi keduanya memberikan kenyamanan yang sama yang harus ditebus dengan 380 juta hingga 398 jutaan, jadi siap untuk memutuskan? bila belum silahkan download di sini brosur Download Brosur Mazda Biante Download Brosur Mazda Biante SkyActiv

Tags: , ,

Mazda Car Review

Model SUV dan Double Cab di Tahun 2013

by mazdareviewer 31. December 2013 13:49
Segmen SUV adalah segmen penyelamat Mazda di tahun 2012, bagaimana dengan tahun 2013? Pada tahun 2013 Mazda memliki CX-5, CX-9, dan BT-50 Pro. Siapakah yang terbaik mari kita bahas. New Mazda CX-5 Pada tahun 2013, lahirlah new Mazda CX-5. Pada versi Touring dan Grand Touring ditambahkanlah fitur Mazda yang mumpuni seperti i-stop, LDWS, high beam control, dan mesin 2500 cc. Warna Solu Red pun hadir khusus tahun 2013. Lihat Reviewnya di bagian ini Download brosur Mazda CX5 Lihat Video Mazda CX5 New Mazda CX-9 Mobil SUV 7 penumpang dengan penggerak semua roda dan juga mesin 3700cc hanya bisa anda temukan di Mazda CX-9. Mobil ini adalah mobil termahal di mazda sekaligus terkuat di jajaran Mazda. Kelemahannya hanya dua yakni harga yang mahal bagi sebagian orang dan mesinnya yang cukup meminum bensin Download brosur Mazda CX-9 Lihat Video Mazda CX-9 New Mazda BT-50 Pro Ini adalah raksasa Mazda dengan berbagai model mulai dari versi niaga (Mazda BT-50), versi freestyle, versi singecab, dan double cab. Versi double cab adalah yang paling banyak diminati. Selain harganya yang tidak terlalu mahal kemampuan penggerak empat roda menjadi andalan mobil ini. Download brosur Mazda BT-50 Pro Lihat Video Mazda BT-50 Pro Terbaik di tahun 2013 kategori SUV dan SOuble Cab Sulit memilih yang terbaik antara ketiganya, namun jika diminta memilih maka pilihan jatuh ke New Mazda CX5 selamat.

Tags: , ,

Mazda Car Review

Model Mazda MPV di Tahun 2013

by mazdareviewer 31. December 2013 13:19
Segmen MPV adalah segmen sesak dan penuh pertarunagn sengit teapi Mazda dengan elegan memiliki empat model yakni Mazda Biante. Mazda Biante SkyActiv, Mazda 8, dan Mazda VX-1 Mazda Biante Mobil cantik dari negeri sakura ini memang elegan. Selain lekuk tubuh yang ideal untuk sebuah MPV, ground clearance yang tinggi, Mesin 2000cc yang sama dengan MX5, teknologi nano ion pada ac yang blowernya tersebar di mana-mana, serta grill yang cantik membuat dia menjadi segmen MPV mewah yang tidak terlalu mahal Download Brosur Mazda Biante Lihat Video Mazda Biante Mazda Biant SkyActiv Mobil yang dikenal dengan Biante Granz ini menyempurnakan Biante yang sudah ada dengan menyematkan mesin SkyActiv 2000cc dan sarana hiburan yang menarik seperti DVD, Navigasi dan yang lain. Walaupun grill depan menjadi lebih kaku dan besar akibat kebutuhan udara segar mesin SkyActiv, Biante SkyActiv masih menjadi kombinasi luar biasa antara hemat dan kapasitas Download Brosur Mazda Biante SkyActiv Lihat Video Mazda Biante SkyActiv Mazda 8 Mobil MPV bertenaga dan juga memiliki keunggulan seperti sunroof, kenyamanan ala sofa di bagian tengah, lampu belakang led, dan tentu kapasitas MPV menjadi keunggulan Mazda 8 ini. Lihat review lengkap di sini Download Brosur Mazda 8 Lihat Video Mazda 8 Mazda VX-1 Mobil ini entah darimana asalnya , tetapi dia memang anak angkat keluarga Mazda untuk memfasilitasi MPV yang terjangkau. Mobil ini mirip dengan kembarannya Suzui ertiga namun dengan gaya yang lebih elegan dan juga menarik. Download brosur Mazda VX1 Lihat Video Mazda VX-1 Terbaik di Tahun 2013 kategori MPV Pemenangnya adalah …. Mazda Biante, walaupun belum SkyActiv , Biante memberi pengalaman terbaik dengan harga terbaik.. serta fitur terbaik  MPV yang bergaya di luar dan dalam. Walaupun lebih boros, kenikmatan mesin MZR di RPM rendah masih luar biasa.

Tags: , , ,

Mazda Car Review

Model Mazda Sedan dan Hatchback di tahun 2013

by mazdareviewer 31. December 2013 12:43
Pada penghujung tahun 2013 ini, Mimin akan membahas satu demi satu kisah-kasih para model Mazda, mulai dari MPV, SUV, dan juga Sedan. Pada post kali ini kita akan bahas kategory city-car dan sedan. Pada kategori ini di tahun 2013 ada empat model yakni Mazda 2, Mazda 2 sedan, Mazda 6, dan Mazda MX5 New Mazda 2 Hatchback November 2013 adalah versi facelift Mazda 2 yang kita kenal. Bamper grill depan yang baru, lampu led, keyless entry, dan starter knob, velg yang lebih menyala, muffler extension, hingga navigasi menjadi andalan New Mazda 2 HB. New Mazda 2 HB memiliki varian yang cukup banyak mulau V-MT, V-AT, R-AT, R-MT, dan varian RZ. Varian Sport yang limited CBU jepang di tahun 2013 diberhentikan Download Brosur New Mazda 2 Lihat Video New Mazda 2 New Mazda 2 Sedan Mobil terlaris di Thailand ini telah lebih dulu mengalami facelift di bulan November 2012. Sebelum New Mazda 2 HB keluar. New Mazda 2 sedan sudah memiliki serangkaian fitur yang dimiliki RZ kecuali lampu Led. New Mazda 2 sedan konon diskontinyu di tahun 2014. Lihat review lengkap di sini Download Brosur New Mazda 2 Sedan Lihat Video  New Mazda 2 Sedan The All New Mazda 6 Mobil idaman mimin yang masih dalam mimpi, mobil ini adalah mobil terlengkap di generasi skyactiv sebelum lahirnya All New Mazda 3. Mengenai review lengkap bisa dilihat pada saat mimin test drive Mazda 6 Jet Black dan Mazda 6 Sould Red. Sebuah pengalaman sekaligus mimpi yang tak terlupakan Download brosur All New Mazda 6 Lihat Video New Mazda 6 New Mazda MX5 Mobil dengan kenikmatan terbaik dari sisi handling, pengendali roda belakang adalah idaman bagi penikmat kecepatan. Mobil ini mengalami facelift di tahun 2013 dengan perubahan di bagian fog lamp grill dan juga velg yang ciamik layaknya Mazda RX8. Lihat reviewnya di sini Download brosur Mazda MX5 Lihat Video Mazda MX5 Terbaik di tahun 2013 kategori Hatchback dan Sedan Lalu siapa yang terbaik dari kategori ini, tentu the All New Mazda 6. Harganya kompetitif fiturnya berlimpah. Selamat untuk Mazda 6.

Tags: , , , ,

Mazda Car Review

Mazda 8–MPV mewah dari negeri sakura

by mazdareviewer 16. November 2013 11:43
Selalu ada alasan mengapa segmen MPV diberi banyak pilihan. Jawabannya karena ini adalah segmen terbesar di Indonesia bahkan dunia. Percaya atau tidak segmen MPV membuat sebuah perusahaan mobil seperti suzuki kaya raya dengan Ertiganya. Bagaimana dengan Mazda? Mazda sendiri punya empat lini mobil MPV yakni VX-1, Biante, Biante Granz, dan Mazda 8. Pada review ini kita akan memberikan panduan bagi keluarga menengah ke atas untuk memilih mana investasi terbaik yang bisa dijadikan pilihan MPV. Pada kesempatan ini kita membandingkan Mazda 8, Biante dan Biante Granz, mari kita mulai dengan yang tertua Mazda 8. Pada artikel ini kita akan membahas Mazda 8 Spesifikasi Mazda 8 adalah MPV pertama yang hadir di Indonesia. Mazda 8 adalah produk internasional Mazda artinya Anda dapat melihat di banyak pasar luar negeri. Mazda 8 yang ada di Indonesia adalah mobil CBU yang diimpor secara utuh dari negeri sakura. Baik kita mulai dengan menilai spesifikasinya Spesifikasi Mesin – MZR Inline 4 – 2300 cc / 163 ps Transmisi – Triptonic 5 Percepatan Dimensi ( p x l x t) – 4,8 m x 1.8 m x 1.65 m Kapasitas Bagasi – 400 L Keiritan – 1 l / 8 Km (Dalam Kota) Jenis Rem – Depan (Disc) / Belakang (Disc) Kenyamanan Jumlah Penumpang : 7 penumpang Audio Kit : Ya, 6 inch dengan GPS Audio Kontrol : Ya Sun Roof : Ya Hal yang menarik dari Mazda 8 adalah interior yang luar biasa rapih dan elegan, kursi tengah luar biasa luas, cocok untuk keluarga yang mendambakan keleluasaan pada perjalanan jauh. Luasnya makin luas dengan hadirnya Sun Roof yang sama besar dengan Mazda CX-5. GPS navigasinya membuat Anda terpana dengan kemampuannya. Harganya yang di atas Mazda biante granz memanglah wajar, toh ini adalah MVP terlengkap di kelasnya. Namun demikian karena postur body yang pendek membuat dia menjadi sempit bagi pengguna mobil yang biasa menggunakan SUV Interior Bicara tentang interior dibanding Bianter, interior mazda 8 lebih rapih dan berkelas, sebanding dengan Mazda 6 (Generasi tahun 2011-2012). Namun demikian, Dashboard Mazda 8 tampaknya tidak se-futuristik Biante walau bahan yang dibuat di Mazda 8 lebih baik dibanding Biante. Dashboard panel juga mengingatkan saya pada tampilan dashboard mazda 3 tahun 2009. Layaknya MPV modern dia memiliki sliding door yang lembut yang sama lembutnya dengan Mazda Biante, namun memang tidak sebaik Mazda 5 Ukuran storage depan mengingatkan saya pada CX5 tetapi lebih besar dibanding Mazda 2 dan sama dengan Biante. Driving Experience Bicara pengalaman pengendara maka Mazda 8 punya nilai ekslusif dengan citarasa Zoom-Zoom, Tenaga tarikan Mazda 8 cukup bertenaga bila dibanding dengan Biante/ Biante Granz dan sedikit sama dengan tarikan Mazda 6 (2010-2011) Hal yang cukup menarik adalah cornering yang cukup tajam dan tidak memuat limbung ini poin plus yang diperoleh bila dibanding segmen MPV sekelasnya. Bila anda pengguna CX5 atau Mazda 6 baru maka Anda tidak melihat rasa yang istimewa selain tenaga dan tarikannya yang sangat baik. Tetapi bila anda pengguna MPV sekelas Ertiga, Wish, atau yang lain maka Anda akan melihat Mazda 8 memang terlahir sebagai yang layak Anda bawa. Kesimpulan Mazda 8 adalah MPV yang cukup menarik dan unik, selain jarang beredar di jalanan, MPV ini menyimpan berbagai fitur kenyamanan berkelas seperti GPS, Kursi Kapten, Sunroof dan Mesin bertenaga. Sayangnya ruang tinggi yang sempit dan dashboard yang sangat konvensional membuat anda mungkin berpikir untuk ke segmen Biante atau Biante Granz. Tetapi bila anda adalah seorang petualang yang suka bepergian bersama dalam jarak yang jauh, memicu adrenalin di jalan raya dengan tikungan-tikungan tajam dan mesin bertenaga maka Mazda 8 bisa menjadi pilihan Anda. Sebagai penutup mari kita simak review mazda 8 berikut

Tags: ,

Mazda Car Review

Powered by BlogEngine.NET 2.5.0.6

Hosted on Windows Azure Windows Azure Cloud Computing

 

Terjemahkan

Mazda Car Youtube

Mazda Car Youtube adalah kanal video khusus bagi pecinta Mazda, Subscribe dan like videonya sekarang dengan mengunjungi Channel Youtube kami

Image result for mazda channell

Twitter

Month List