Review Biante SkyActiv dan Biante 2014

by mazdareviewer 11. January 2014 04:05
Yak, ini adalah mobil yang baru hadir di Indonesia. percaya atau tidak minat terhadap Biante dan Biante SkyActiv cukup banyak di Indonesia bahkan dapat dikatakan kedua setelah Mazda 2 dan sebelum Mazda CX-5. Biante di Indonesia terbagi menjadi dua yakni Biante dan Biante SkyActiv. Keduanya memiliki tampilan, fitur, mesin, dan juga harga yang berbeda tetapi masih dalam satu platform. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas keduanya. Khususnya perbedaan antara kedua MPV andalan Mazda ini. Tampilan (Gaya Eksterior) Pada tampilan maka bagian belakang Mazda Biante dan Mazda Biante SkyActiv memiliki kesamaan. Perbedaan kosmetik tentu diberikan kepada yang lebih mahal seperti logo Skyactiv di bagian belakang yang mendakan ini adalah biante Skyactiv . Hal yang paling mencolok perbedaan kedua varian Biante ini adalah bagian depan. Bagian depan Biante SkyActiv berkesan sangar (dan memaksakan ) sementara Biante memberi kesan yang lebih manis. Tetapi Anda jangan protes dahulu kenapa demikian. Hal ini dikarenakan Biante SkyActiv adalah mesin dengan komptesi tinggi, efeknya Biante SkyActiv memerlukan pasokan udara yang lebih besar dari luar, efeknya Grill di buat lebih terbuka seperti pada tampak kanan Anda. Untuk menutupi kesan wagu tersebut , lampu fog lamp menjadi makin kecil. Sektor-sektor lain seperti velg masuk sama Performa Hal yang pertama Anda rasakan pada saat menggunakan Biante SkyActiv adalah mesin dengan kompresi tinggi 1:12, dibanding pendahulunya 1:11, memang selisih 1 poin saja tetapi efeknya Biante SkyActiv lebih bertenaga dari sisi tarikan, lebih hemat, tetapi membuat Anda wajib menggunakan pertamax, berbeda dengan yang Biante konvesional yang bisa sekali kali diberi Bensin Campur kalau pas uang tipis . Mesinnya keduanya sama sama 2000cc dan bayar pajaknya pun sama sekitar 4 jutaan kurang. Bainte Skyctiv menggunakan Skyactiv-G 2.0 (milik CX5 Sport) dan Biante biasa menggunakan MZR 2.0 (milik MX5) Satu yang paling menarik dari Biante adalah perbedaan karakter transmisi nya , kalau transmisi biante skyactiv adalah Skyactiv drive dengan transmisi 6 percepatan, maka Biante biasa memiliki transmisi 5 percepatan yang mirip dengan Mazda 2 AT. Kemudian apa efeknya, pada perpindahan gigi Biante Skyactiv lebih presisi, lembut dan tidak telat. Tetapi bukan berarti Mazda biante konvensional buruk lho ya, pada pengetesan di kecepatan atau RPM tinggi (>4000rpm), justru Mazda Biante Skyactiv yang agak tak terkendali suaranya, berbeda dengan karakter mesin MZR biante yang luar biasa di RPM tinggi. Bagi anda penyuka lintas propinsi dan melewati tol yang sepi, saya jamin Anda akan lebih suka Biante MZR, tapi yang suka keiritan di tengah kota akan memilih Biante Skyactiv yang lebih nyaman dan sigap di RPM rendah. Suspensi menghadapi lobang keduanya sama tidak ada perbedaaan di kaki-kaki atau velg, jadi masih sama sama nyaman. Bila hendak lebih nyaman coba ganti ban yang lebih tebal dengan merk oke dan beri 35-38 psi   Interior interior mazda Biante unggul karena kenyamanan pendingin ion nano yang mampu membunuh bakteri influenza dan juga tersedia di berbagai sela penumpang termasuk di penumpang belakang. MOdel setir keduanya sama mengusung model setir Mazda 2, dengan audio control ditangan kiri. Walaupun sekilas sama, Anda akan tersadar pada saat memegang kemudi, wow Biante Skyactiv dipersenjatai paddle shift mirip dengan Mazda 6. Belum puas dengan paddle shift disematkanlah juga Alpine audio yang lagi lagi mirip Mazda 6, termasuk dengan Kamera Mundur, GPS nya. Mengambil konsep kursi Mazda 8 maka, Mazda biante juga menyematkan keindahan pintu geser tanpa membutuhkan tenaga Namun demikian ada hal yang membuat Anda sedikit kelelahan pada saat perjalanan jauh. Bila dibandingkan dengan Mazda 8, maka Mazda Biante ataupun Biante Skyactiv memiliki bentuk kursi yang kaku. Jangan salahkan saya kalau Anda kecapaian perjalanan cirebon – yogyakarta menggunakan Biante, karena memang tidak senyaman Mazda 8 tapi tentu lenih nyaman ini dibanding MPV merk lain dengan kisaran harga yang sama. Sebagai tambahan hiburan agar tidak kecapaian ada overhead DVD yang bisa dilihat di bangku ke dua bagi Biante SkyActiv. Kesimpulan Kalau Anda bertanya bagus mana maka dari eksterior penulis menyukai Biante MZR dibanding SkyActiv, irit mana? maka Biante SkyActiv jawabannya, kalau performanya bagaimana rasanya Anda akan suka Biante MZR untuk RPM tinggi dan Biante SkyActiv untuk transmisi yang memukau. Namun lagi-lagi keduanya memberikan kenyamanan yang sama yang harus ditebus dengan 380 juta hingga 398 jutaan, jadi siap untuk memutuskan? bila belum silahkan download di sini brosur Download Brosur Mazda Biante Download Brosur Mazda Biante SkyActiv

Tags: , ,

Mazda Car Review

Mazda 8–MPV mewah dari negeri sakura

by mazdareviewer 16. November 2013 11:43
Selalu ada alasan mengapa segmen MPV diberi banyak pilihan. Jawabannya karena ini adalah segmen terbesar di Indonesia bahkan dunia. Percaya atau tidak segmen MPV membuat sebuah perusahaan mobil seperti suzuki kaya raya dengan Ertiganya. Bagaimana dengan Mazda? Mazda sendiri punya empat lini mobil MPV yakni VX-1, Biante, Biante Granz, dan Mazda 8. Pada review ini kita akan memberikan panduan bagi keluarga menengah ke atas untuk memilih mana investasi terbaik yang bisa dijadikan pilihan MPV. Pada kesempatan ini kita membandingkan Mazda 8, Biante dan Biante Granz, mari kita mulai dengan yang tertua Mazda 8. Pada artikel ini kita akan membahas Mazda 8 Spesifikasi Mazda 8 adalah MPV pertama yang hadir di Indonesia. Mazda 8 adalah produk internasional Mazda artinya Anda dapat melihat di banyak pasar luar negeri. Mazda 8 yang ada di Indonesia adalah mobil CBU yang diimpor secara utuh dari negeri sakura. Baik kita mulai dengan menilai spesifikasinya Spesifikasi Mesin – MZR Inline 4 – 2300 cc / 163 ps Transmisi – Triptonic 5 Percepatan Dimensi ( p x l x t) – 4,8 m x 1.8 m x 1.65 m Kapasitas Bagasi – 400 L Keiritan – 1 l / 8 Km (Dalam Kota) Jenis Rem – Depan (Disc) / Belakang (Disc) Kenyamanan Jumlah Penumpang : 7 penumpang Audio Kit : Ya, 6 inch dengan GPS Audio Kontrol : Ya Sun Roof : Ya Hal yang menarik dari Mazda 8 adalah interior yang luar biasa rapih dan elegan, kursi tengah luar biasa luas, cocok untuk keluarga yang mendambakan keleluasaan pada perjalanan jauh. Luasnya makin luas dengan hadirnya Sun Roof yang sama besar dengan Mazda CX-5. GPS navigasinya membuat Anda terpana dengan kemampuannya. Harganya yang di atas Mazda biante granz memanglah wajar, toh ini adalah MVP terlengkap di kelasnya. Namun demikian karena postur body yang pendek membuat dia menjadi sempit bagi pengguna mobil yang biasa menggunakan SUV Interior Bicara tentang interior dibanding Bianter, interior mazda 8 lebih rapih dan berkelas, sebanding dengan Mazda 6 (Generasi tahun 2011-2012). Namun demikian, Dashboard Mazda 8 tampaknya tidak se-futuristik Biante walau bahan yang dibuat di Mazda 8 lebih baik dibanding Biante. Dashboard panel juga mengingatkan saya pada tampilan dashboard mazda 3 tahun 2009. Layaknya MPV modern dia memiliki sliding door yang lembut yang sama lembutnya dengan Mazda Biante, namun memang tidak sebaik Mazda 5 Ukuran storage depan mengingatkan saya pada CX5 tetapi lebih besar dibanding Mazda 2 dan sama dengan Biante. Driving Experience Bicara pengalaman pengendara maka Mazda 8 punya nilai ekslusif dengan citarasa Zoom-Zoom, Tenaga tarikan Mazda 8 cukup bertenaga bila dibanding dengan Biante/ Biante Granz dan sedikit sama dengan tarikan Mazda 6 (2010-2011) Hal yang cukup menarik adalah cornering yang cukup tajam dan tidak memuat limbung ini poin plus yang diperoleh bila dibanding segmen MPV sekelasnya. Bila anda pengguna CX5 atau Mazda 6 baru maka Anda tidak melihat rasa yang istimewa selain tenaga dan tarikannya yang sangat baik. Tetapi bila anda pengguna MPV sekelas Ertiga, Wish, atau yang lain maka Anda akan melihat Mazda 8 memang terlahir sebagai yang layak Anda bawa. Kesimpulan Mazda 8 adalah MPV yang cukup menarik dan unik, selain jarang beredar di jalanan, MPV ini menyimpan berbagai fitur kenyamanan berkelas seperti GPS, Kursi Kapten, Sunroof dan Mesin bertenaga. Sayangnya ruang tinggi yang sempit dan dashboard yang sangat konvensional membuat anda mungkin berpikir untuk ke segmen Biante atau Biante Granz. Tetapi bila anda adalah seorang petualang yang suka bepergian bersama dalam jarak yang jauh, memicu adrenalin di jalan raya dengan tikungan-tikungan tajam dan mesin bertenaga maka Mazda 8 bisa menjadi pilihan Anda. Sebagai penutup mari kita simak review mazda 8 berikut

Tags: ,

Mazda Car Review

Mazda MX-5, Kuda Jepang Bagi Eksekutif Muda

by mazdareviewer 27. October 2013 06:24
Pada tahun 2012, Mazda Indonesia menurunkan sebuah lini roadster yang menarik yang dikenal dengan Mazda MX-5. Semenjak dahulu kala, Mazda MX-5 adalah mobile legenda mesin segaris kebanggaan Mazda. Sama halnya dengan generasi RX dengan rotarinya Mazda MX5 juga memiliki kebanggaan terbesar bagi keluarga Mazda yakni Roadster hardtop tercepat yang bisa berubah dari pemuja matahari menjadi pelindung hujan hanya dalam waktu 12 detik. Mobil dengan distribusi berat 50:50 dengan sumbu simetris yang menjamin kestabilan terbaik di kelasnya Handling ala jinba ittai yang bukan sekedar EPAS tetapi lebih mirip dengan karakter mobil terlincah dengan 2.0 L MZR Rear wheel drive, rasakan sensasi mengemudi mobil sport sesungguhnya dengan putaran roda belakang   Pada kesempatan ini Mazda Reviewer berkesempatan menguji Mazda berwarna Cooper Red Mica, hemm perpaduan antara warna Merah Royal dengan Merah Bata. Warna yang tersedia di tahun 2013 adalah warna putih (snowflake white) dan red cooper mica ini, sementara warna biru sudah tidak bisa dibeli lagi. Baik kita mulai review ini. Eksterior Eksterior adalah yang terbaik di Mazda MX-5, body yang kecil memiliki panjang 4 meter (untuk membayangkan mazda 2 HB adalah 3.9 Meter) ini membuat dia menjadi sosok sedan yang tidak elegan layaknya mazda 6 tetapi lebih sporty dan cocok bagi eksekutif yang setiap harinya menembus kemacetan dengan mobil yang lincah dan tidak terlalu besar seperti MX-5. Hal yang membanggakan bagi pemilik Mazda MX-5 di tahun 2013 ini salah satunya adalah velgnya 17’ yang elegan berwarna bukan silver tetapi berwarna grey-brown (perpaduan abu dengan coklat). Handle chrome sangat membantu penampilan plus bagian depan bonnet tepatnya di sisi fog lamp. Untuk mesin menggunakan MZR 2.0 L, mesin yang sama dengan Mazda 3 sedan Pada sisi penampilan selain balutan chrome, lampu-lampu modern ala proyektor juga sudah menemani. Antena berada di posisi yang menarik mirip seperti mobil remote control yakni di belakang. Selain velg dan balutan chrome, maka dua pintulah yang menjadi mobil ini istimewa Kami masuk ke kabin, yak pada saat masuk ke kabin saya harus mengeluarkan kunci dan menekan tombol remote. Sayang sekali tidak ada keyless entry seperti mazda 2 sedan. Tetapi siapa yang akan melihat hal tersebut, bukankah membeli mobil ini adalah untuk membanggakan 12 detik atap terbuka dan tertutup.   Interior saya selalu berpikir bahwa mobil sport harusnya dibei fasilitas yang canggih seperti layaknya pesawat tempur pribadi. Namun saya harus kecewa tampaknya, selain sound system Bose, saya hanya menemukan pemutar CD stereo dan ipod connector. Jangan harap ada back camera atau bluetooth connection, Anda harus bangga dengan tape stereo Bose. baik baik melihat dashboard kesan keren ala pembalap mulai terlihat apalagi joknya yang mengingatkan saya pada Mazda RX8, mantap dan seperti memeluk Anda. Setirnya sama dengan Mazda RX8 spirit R, dan tentu keren dengan penyetel audio di kiri, cruise control di kanan, dan di kanan dan kiri terdapat pedal shift untuk memindah gigi ala formula satu seperti layaknya mazda 6. Kuncinya mengingatkan saya pada Mazda 2 di tahun 2009 yang pertama kali saya uji yakni flipped key, dan lagi-lagi sayang sekali tidak ada start stop button atau start knob. (less is more ). Bagi yang bingung mencari tempat penyimpanan di belakang tempat duduk anda ada tempat penyimpanan barang cocok bila anda menaruh ponsel, receh, tetapi tidak tablet pc 7 inci.     Driving Style Saat ini minggu pagi, cocok sekali untuk mengendarai dengan atap terbuka karena polusi cukup rendah di kota ini dan juga plus tidak terlalu terik karena semalam hujan. Pertama yang dilakukan adlah membuka kunci manual di dekat spion belakang tuas ini akan membuka kunci atap, kemudian anda dapat menahan tombol roof top , jangan khawatir terdapat ikon penanda mengenai proses itu terjadi Pada tahap terbuka berhati-hatilah karena lalat, debu, atau bahkan orang lain dapat melihat isi mobil Anda, Deru mesin MZR di MX-5 adalah menarik, mengendarai MX 5 adalah kenikmatan tersendiri, roda belakang memberi Anda seperti pembalap gran turismo, deru mesin di RPM tinggi membuat anda melupakan sejenak keiritan bensin. Handling adalah yang terbaik tidak ada kesan limbung dan suspensi bahkan lebih lembut dibanding Mazda 6 2014, tetapi jangan harap blind spot system atau semacamnya, ini adalah kuda besi Anda, kuda mana perlu sensor, andalah sensornya   Mobil ini memiliki konsumsi rerata 1-9 di dalam kota, sayangnya kami tidak mencoba ke luar kota, mobil ini disarankan menggunakan ron 92, atau pertamax dan lebih baik. Sebagai penutup ini ada video MX-5 spesial dari negeri Singapura, selamat menikmati

Tags: ,

Mazda Car Review

Mazda Kurangi Produksi Mesin MZR Secara Bertahap

by mazdareviewer 9. September 2013 13:51
Bukan rahasia lagi bila Mazda mulai fokus ke teknologi SkyActiv. Efeknya sebagian besar produksi plant Mazda seperti di Hiroshima, Thailand, dan Malaysia akan mengurangi produksi lini mesin MZR. Setelah Renesis yang dihentikan di tahun 2012, Mesin MZR yang saat ini masih disukai oleh penggila deru mesin dan penyuka performa akan mulai dihentikan secara bertahap. Mazda MX5, Mazda 2, Mazda Biante, Mazda 8, dan Mazda CX9 masih mengadopsi mesin ini terakhir di tahun 2013. Pada tahun 2014 maka diharapkan seluruh model Mazda akan mengadopsi teknologi SkyActiv baik secara parsial seperti hadirnya Mazda 2 Skyactiv, Mazda 3 Skyactiv, dan Mazda Biante Granz atau secara penuh seperti All New Mazda 3. Puncaknya pada tahun 2015 diramalkan akan lahir all new MX5, all new Mazda 2, all new CX9, dan tentu All new Mazda 5 dan Mazda 8. Masih belum ada kabar mengenai nasib BT-Pro, tetapi tidak menutup kemungkinan BT-Pro akan mengalami integrasi SkyActiv parsial Jadi kapan generasi RX akan dihidupkan kembali atau kapan MX5 baru akan lahir? tunggu kejutannya di MazdaCar.org

Tags: ,

Mazda News

Tips Memanaskan Mesin Mazda

by mazdareviewer 11. August 2013 00:24
Bagi kamu pecinta mobil memanaskan mobil mazda kesayanganmu adalah hal yang biasa. Pada kesempatan ini kita akan sama-sama diskusi tips memanaskan mobil mazda kesayanganmu. Lain tipe mesin lain juga tekniknya lho. Simak liputan berikut ini. Saat ini mesin Mazda yang kamu miliki kemungkinan adalah mesin segarias dohc (MZR atau MZD), mesin SkyActiv, atau mesin rotary (RENESIS) Memanaskan Mesin SkyActiv Dibandingkan semua tipe mesin mazda, mesin ini yang reliabel dari sisi penggunaan termasuk cara memanaskan. Berikut cara memanaskannya Tekan tombol start dan nyalakan mesin Perhatikan mesin skyactivmu akan menderu layaknya mesin turbo (ini dikenal dengan teknik Accelerated Warm-up) itu normal sob Tunggu sampa mesin bersuara lembut dan rpm turun kira kira memakan waktu 10-15 detik Pada kondisi ini mesin sudah siap jalan tetapi memang belum panas (hal ini ditandai dengan icon warna biru didashboardmu). Pada kondisi ini bawa mesin dalam kondisi santai. Kondisi santai artinya jangan langsung dikebut atau diberi beban penuh Setelah penanda mesin sudah normal saatnya berkendara dengan aman   Memanaskan Mesin Segaris MZR / MZD Mesin ini adalah mesin yang seimbang antara performa dan konsumsi bahan bakar. Sebagian besar pemanasan masih konvensional dengan generasi sebelumnya seperti portege, interplay, 323, atau yang lain. Memanaskan mesin ini harus telaten. berikut langkahnya Putar stp kontak atau keyless enty dari lock ke arah acc tunggu 10 detik. Hal ini dilakukan agar kelistrikan mesin sudah mengalir dan merata ke seluruh mesin Putar ke arah start hingga mesin menyala. Apabila gagal menyala tunggu 10 detik  sebelum menyalakan kembali untuk mencegah flooded engine. Apabila mesin sudah menyala perhatikan rpm mesin, tunggu mesin hingga bersuara agak hening, biasanya di 800 RPM – 1000 RPM Hindari melakukan aklerasi pada saat mesin belum di angka idle Panaskan mobil setidaknya satu atau dua menit maksimum. Pada mesin baru tidak perlu khawatir, untuk bisa memulainya sesaat setelah RPM turun Gunakan dengan santai hingga notifikasi mesin dingin sudah hilang. Apabila hanya hendak memanaskan matikan mobil dan biarkan di posisi ACC beberapa detik (10 detik) sebelum Anda kembalikan ke lock     Memanaskan Mesin Renesis (Rotary) Mesin ini adalah mesin kebanggaan mazda, karena kompak dan powerfull. Namun demikian mesin ini cukup boros di oli dan bahan bakar. Apabila kamu pemilik si RX8, maka berikut tipsnya Masukkan kunci ke posisi lock kemudian ke acc, biarkan kelistrikan menyala selama 10-15 detik. Penanda bunyi juga dapat djadikan patokan Setelah itu putar ke arah start panaskan mobil perhatikan angka RPM yakinkan dia sudah stabil (800-900 RPM) Teknik pemanasan MZR dapat diadopsi di Rotari, tapi yang harus diperhatikan adalah pada saat mematikan mesin. Yakinkan mesin dalam kondisi idle (800-900 RPM) sebelum mematikan mesin. Gagal melakukan rutin pemanasan bisa berakibat cukup beresiko yang dikenal dengan overflood   Salam zoom-zom

Tags: , ,

Mazda Tips

SkyActiv sebagai evolusi inovasi Mazda

by mazdareviewer 24. May 2013 13:51
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai SkyActiv, sebuah teknologi yang telah diadopsi Mazda semenjak tahun 2012 dan ke depannya. Cerita-pun dimulai.. di tahun 2000 Pada kisaran tahun 2000’an Mazda telah memiliki dua buah jenis mesin unggulan mereka. Mesin yang pertama dikenal dengan MZR dan yang kedua dikenal dengan Renesis. MZR tidak lebih dari sebuah mesin DOHC sejajajr (inline) khas Mazda yang menggunakan konsep combustion engine. MZR dikembangkan menjadi dua model Z dan L. Model MZR Z diperuntukkan oleh mobil-mobil mazda berukuran kecil atau kompak (1500-1600cc seperti Mazda 2, Mazda 3 HB 1.6, dan Mazda Premacy) sementara Model MZR L dimiliki oleh Mobil Mazda berukuran midsize dengan ukuran silinder 2000 cc ke atas (Tribute, Mazda 3 2.0, dan CX-7, Mazda 8, 6, Biante, dan tentu CX9). Satu jenis mesin lagi adalah mesin Renesis, mesin ini adalah mesin rotary yang sudah dikenal semenjak zaman RX-7 (90’an). Renesis adalah idealis Mazda dalam inovasi mesin. RX-8 yang Anda lihat saat ini adalah Renesis generasi ke dua. Renesis adalah mesin berukuran kecil (696 cc x 2) tetapi bertenaga luar biasa, sebagai pendangan mesin renesis generasi 2 yang berukuran 1300cc sepadan dengan mesin bertenaga 2400-2600cc. Bersama dua jenis mesin ini, Mazda berkomitmen berubah dan berkembang dengan logo sayap dewa yang sering kita ihat di mobil-mobil Mazda generasi terkini. Sebagai perusahaan mobil jepang idealis yang selalu mengawali pengembangan dengan penelitian dan peningkatan teknologi, ternyata tak mampu bersaing dengan raksasa perusahaan mobil lainnya. Hal ini membuat omset Mazda menurun tajam karena kalah pemasaran dan harga yang tidak kompetitif. Teknologi dan penelitian kenyamanan, keamanan, dan kecepatan memaksa Mazda untuk menjual mobil lebih mahal dibanding sesama perusahaan jepang lainnya. Efeknya di tahun 2000’an pula omset Mazda merosot tajam. Pada saat itu Ford sebagai kakak seperguruan menuntun Mazda dalam hal teknologi dan sinergi kerjasama. Bila Anda melihat Fiesta vs 2, Mazda Tribute vs Ford Escape, dan Ford Focus vs Axela bukankah mereka seperti saudara? Ya! karena pada saat itu Mazda bersama-sama Ford bersinergi melalui serangkaian kerjasama blueprint pengembangan mesinnya dan teknologi mobil. Silahkan cek BPKB Anda bila Anda pemilik Mazda di bawah tahun 2005 maka Anda akan menemukan importir Anda untuk mobil Mazda Anda adalah Ford Motor Indonesia. Mazda Tribute adalah salah satu SUV Legendaris seperti Ford Escape Pada tahun 2005, Mazda kembali bangkit, sebuah mobil paling cantik yang pernah saya lihat pun lahir yakni Mazda RX-8 dan juga Mazda 3. Saya sangat menyukai model pintu suicide yang saya lihat di Mazda RX-8, saya menyukai ditahun tersebut sudah ada mata semanis angel-eyes dan lampu belakang membulat milik Mazda 3.  Mazda menekankan bukan hanya model yang unik tetapi juga slogan zoom-zoom yang memfokuskan pada “kesenangan dalam berkendeara”. Zoom-zoom jingle berhasil mendongkrak mazda menjadi brand mobil yang memiliki faktor fun-to-drive tertinggi  di antara semua perusahaan mobil Jepang. Keberhasilan Mazda semakin mencuat pada saat platform city-car (Mazda 2) mereka yang berhasil mencuri perhatian. Pada tahun 2008, baru kali ini ada perusahaan mobil yang membuat mobil kecil yang paling aman (5 bintang), tidak konservatif, dan juga faktor fun-to-drive yang bisa dinikmati oleh semua kalangan (harga kompetitif 170-200 untuk versi HB, 228-250 untuk sedan). Platform MZR mencuat, hampir 90% mobil Mazda berplatform MZR, sayangnya ketenaran itu tidak sejalan dengan kesuksesan renesis dikalangan konsumen rumahan. Renesis adalah idealis Mazda untuk membuktikan bahwa mesin berukuran kecil mampu bertenaga besar dan itu sangat terbukti dengan banyaknya pembeli Mazda RX-8. Tetapi Renesis punya masa kelam dibanding MZR. bahan bakar yang cukup tidak efesien, gas buang yang tinggi, dan konsumsi pelumas yang cukup tinggi membuat banyak yang mulai melepas Mazda RX-8 bagi konsumen perumahan. Bumi yang makin membutuhkan ekologi yang baik dan sumber daya alam yang terbatas membuat Renensis makin redup. Puncaknya pada tahun 2010, Renesis tidak lulus uji emisi sehingga tidak bisa dijual di Eropa. Mazda sudah meramalkan kondisi ini jauh-jauh hari dengan memikirkan konsep hybrid di Renesis mereka dengan mengkombinasikan dengan Hydrogen. Renesis dan Hidrogen memang sesuatu yang luar biasa tetapi memaksa menjual hal tersebut ke pasaran adalah sama saja memaksakan idealisme. Mazda mundur secara teratur dan memahami bahwa Renesis harus diperbaiki secara lebih signifikan tetapi entah bagaimana. RX-8 ditutup produksinya di tahun 2011 dengan lahirnya Mazda RX-8 Spirit –R yang bisa Anda peroleh di Indonesia. Spirit-R adalah kata-kata perpisahan implisit untuk Renesis dan semenjak itu Mazda berhenti memproduksi Renesis dan memfokuskan pada Renesis generasi ketiga. Keberhasilan MZR mendorong R&D Mazda membuat dari “awal rancangan” mesin baru yang lebih sempurna dari MZR. SkyActiv Enginee merupakan mesin combustion engine sekonsep dengan MZR.  Kompresi MZR yang berkisar 1:10 ditingkatkan menjadi 1:13-14. Kompresi tinggi tersebut disinyalir dapat menurunkan konsumsi bahan bakar dengan tetap mengutilisasi kemampuan mesin lebih tinggi. Transmisi triptonic disempurnakan menjadi Skyactiv Drive.  Belajar dari keberhasilan Mazda RX-7 mobil ringan bertenaga besar maka Mazda menciptakan konsep KODO yang membuat mobil lebih ringan, aerodinamis, dan seimbang melalui teknologi SkyActiv Body. Kombinasi mobil ringan dan mesin lebih hemat energi adalah kunci Mazda untuk menyempurnakan platformnya dan SkyActiv technology adalah taruhannya. Apakah SkyActiv pengganti Renesis? atau bahkan pengganti MZR? simak terus ulasannya di MazdaCar.org. Salam Zoom-Zoom … Bersambung

Tags: , ,

Mazda News

Powered by BlogEngine.NET 2.5.0.6

Hosted on Windows Azure Windows Azure Cloud Computing

 

Terjemahkan

Mazda Car Youtube

Mazda Car Youtube adalah kanal video khusus bagi pecinta Mazda, Subscribe dan like videonya sekarang dengan mengunjungi Channel Youtube kami

Image result for mazda channell

Twitter

Month List